Saat hari yang ditunggu tiba


Akhir bulan Oktober lalu aq coba-coba untuk mengikuti lomba cerpen.

Dari awal aq liat info lomba ini, memang aq sudah berencana untuk ikut, tapi emang dasar manusia, maleeeesss banget untuk mulai menulis. Padahal ide udah kebayang. Akhirnya H-3 aq paksakan diri untuk mulai menulis satu kata (keburu dateline) :P.

Tapi itu ngga membuatku lantas jadi lancar menulis, ada saja godaannya, rasa malas masih menghinggapi saat ingin melanjutkan ceritaku. Tapi akhirnya, 2 hari kemudian, cerpenku kelar. Aku kirim naskahnya tanggal 30 Oktober 2012, sehari sebelum DL.

Janji pengumumannya itu akhir November 2012. Tapi sampai masuk bulan Desember, pengumumannya tak kunjung keluar.

Dan hari iniiiii, akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba, nama-nama itu muncul juga.

Kata demi kata pengumuman pemenang aq baca. Sedikit kecewa, aq tidak termasuk dalam daftar 3 pemenang utama.

Tapiiiiii…. Yeiii, Alhamdulillah, ternyata cerpenku masuk dalam nominator naskah yang akan dibukukan.

pemenang

Kyaaa… Rasanya terulang lagi kegembiraan yang lalu.

Jadi dalam postku kali ini, aku cuma ingin bilang pada kalian, kalau..

Hari ini aq senaaaaaanggg sekali, tak dapat kulukiskan ^-^.

Dan berhubung aq tahu kalian akan mengucapkan selamat, jadi.. Terima Kasih.. 😉

*Mari Berbagi Kebahagiaan*

Nb. Maaf, akhir-akhir ini begitu banyak pekerjaanku yang menguras waktu dan tenaga, jadi lagi ngga sempat blogwalking. Maaf jika merasa ditelantarkan. 😦

Obat (kata) penenang


“Jika ada orang yg bilang sangat mencintaimu padahal ia suka ninggalin sholat, shubuhnya kesiangan, puasa Ramadhan jarang, zakat tak pernah tertunaikan, maka saranku, segera tinggalkanlah dia. Tuhannya yg tiap hari mengaruniakan rezeki berlimpah saja tak ia cinta, apalagi dirimu.”

Islam itu indah:
“Oh engkau sedih karena di khianati?
Bergembiralah.
itulah cara terbaikmu untuk menemukan bahwa dia bukan yang bisa engkau percayai.
Engkau ditinggalkan?
Tidak.
Sesungguhnya dia diusir oleh ALLAH agar engkau terlindungi dari pelukan yang lebih buruk.
Engkau di jelek-jelekan?
Tidak.
Orang baik tidak bisa dijelekan, dan orang jelek tak perlu penjelekan.
Engkau kekasih ALLAH.
Indahkan hatimu.”