Bude Sri


Mataku masih mengerjap-ngerjap saat sebuah suara mengusik pendengaranku. Suara langkah kaki di luar rumah. Rupanya bude sudah berangkat kerja, memangnya jam berapa sekarang?

Kupicingkan mataku menghalau silaunya cahaya lampu kamarku. Jam setengah lima, luar biasa sekali bude itu, masih gelap begini sudah melangkahkan kaki ke luar rumah. Brrr.. Padahal hawanya dingin begini. Aku mengakhiri kekagumanku dengan menarik selimut dan terlelap lagi.

***

Mau baca lanjutannya???? Beli aja bukunya disini. 😉