NShijab Competition


Bissmillahirrahmanirrahim…

Assalaamu’alaykum warrohmatullohi wabarokatuh saudari muslimah ^^

Syar’iku untuk ALLOH ♡

NShijab proudly present KHIMAR SYAR’I GIVEN dengan tema, “Syar’iku untuk ALLOH” ♡

image

Syar'iku untuk Allah

In syaa Alloh ada khimar (jilbab segiempat) untuk 3 orang pemenang nih shaliha, caranya mudah in syaa Alloh.

Yuk simak (;
☆ Dibutuhkan salah satu fotomu mengenakan hijab syar’i   (tidak menampakkan wajah)

☆ Membuat katakata istimewa (motivasi, ungkapan, dll) ttg hijab syar’i difoto shaliha yang dipilih dengan tema Syar’iku Untuk Alloh (:

☆ Di kirim melalui wa, twitter, BB atau Fanpage NShijab dengan format:  nama_no HP_FB_Twitter

☆ Masing-masing hasil foto motivasi peserta akan di publish di Fanpage &twitter NShijab & menjadi hak milik NShijab

☆ Pengiriman berlaku dari tanggal 6 Feb – 14 Feb 2014

☆ Pengumuman pemenang in syaa Alloh akan infokan melalui Fanpage & Twitter NShijab

Yukk ramaikan shaliha, ungkapkan kecintaanmu pada hijabmu sebagai motivasi & inspirasi saudari-saudari muslimah (;

By NShijab, Make it simple n ‘ Keep Syar’i ^-^
Sms/wa 0812 1041 8760
Pin BB 76a2 c895
Twitter @nshijab
Fanpage http://www.facebook.com/NoorHijabSyari

Di Hari ini, Menulis Sedunia


Konon katanyaaa… hari ini, 8 Januari diperingati sebagai “Hari Menulis Sedunia”, benarkah??? Tidak ada yang tau, hoax-kah??? Masih, tidak ada yang tau. At least aku tidak tahu kalau ada yang tahu. 😀

Berawal dari twitter-twitteran (padahal ngga begitu ngerti tweet), sekelompok blogger kukenal (lawan dari tak dikenal) mencanangkan untuk memperingatinya. Ada yang usul pake award-award-an, ada yang ngasih pendapat #tag-tagan, bikin kompilasi, dan sebagainya dan sebagainya.

Dan akhirnya, Ry24’s Weblog-lah yang mengawalinya disini, ceritanya mau bikin tulisan yang nyamber-nyamberan gitu, namun ternyata sebelumnya, meta rasa mocca 😛 udah nulis duluan disini, disitu juga udah sama om lambang. Jadi gimana inih??? Jadi atau engga sebenarnya???

Yaaa.. jadi atau tidak, benar atau tidak, aq lanjutkan sajalah.

***

Dimulai dari kata “Menulis ituuuuu….”

Menurutku, “Menulis itu menuangkan rasa dalam kata” *harap dicatat* 😀

Yeah, bagiku, menulis itu ungkapan rasa dalam kata. Apa yang kurasa, itulah yang kutulis dalam kata. Maka, aq tak pandai berkata-kata yang tak sesuai dengan rasa.

KATA, bisa terucap dalam lisan, bisa juga terbaca dalam tulisan.

KATA, juga bisa menggambarkan kepribadian seseorang.

Dan KATA, bisa membawa hikmah, anugrah, bahkan bencana karenanya.

Menulis tentu saja tidak lepas dari KATA. Dan KATA, apapun bentuknya, tetap akan dimintai pertanggung-jawabannya terhadap si pembawa KATA.

***

Entah sejak kapan aq bisa menulis, tapi aq suka menulis sejak dahulu.

Menulis bisa membuat bahagia. Menulis merupakan bagian dari berbagi. Dan menulis, cara kita mensyukuri nikmat-Nya.

Begitu juga dengan blog ini,

  • aq buat dengan sepenuh hati untuk menuangkan hobiku dalam berkata-kata agar aq merasakan bahagia,
  • aq hidupkan dengan sepenuh cinta dengan harapan bisa berbagi sedikit ilmu dari-Nya yang kupunya,
  • aq optimalkan untuk mengungkapan setiap rasa yang terkadang sulit terucap.

Namun, aq sadar (walau terkadang suka tidak sadar), setiap kataku, akan dimintai pertanggung-jawaban oleh-Nya. Maka aq berusaha untuk membuat tulisan yang positif.

Rosululloh juga mengajarkan “Bicaralah yang baik, jika tidak bisa, maka lebih baik diam”.

Dan bukankah “Diam itu emas”? Maka beruntunglah orang-orang yang pendiam, karena tanpa sadar, sebenarnya mereka sedang menimbun emas. 😀

Jadi, kawan, marilah, di hari -yang konon katanya dunia menulis- ini, kita tekadkan diri kita untuk senantiasa terus menulis, menulis hal-hal positif dari hati. Karena kata begitu berarti. #halah

***

Kembali soal usulan tulisan yang samber-menyamber diatas, aq jadi terpikir untuk membuat cerbung alias cerita bersambung. Dimulai dari seorang blogger yang membuat cerita (tapi ngga sampai tamat), kemudian dioper ke blogger lainnya yang bertugas melanjutkan cerita sesuai imajinasinya. Begitu terus, sambung menyambung. Hmm..kayaknya lebih seru dari giving award, ia ngga sih??

Nanti tulisan di blogger penyambungnya di link-an ke blogger sebelumnya dan kemudian di link lagi ke blogger operannya, judulnya disesuaikan, sudah cerita yang ke berapa.

Misal:

{Title} Asa itu, benarkah ada?? (Part 2)

Sebelumnya di My sToRy

***

Dengan segera, diambilnya Hp yang berbunyi nyaring itu.

……………………………………………………………………………………………..

Majalah yang sedari tadi dibacanya terlepas demi mendengar kabar yang diucapkan Dee. Ia memandang lekat pada sohibnya itu, tak percaya.

***

Next on Just Notes of Me

Naah..begitu contohnya. Seru kaaan?? Seru ngga sih?? Aq sih ngebayanginnya seru ya! Tapi, adakah yang berminat???

Yang jelas, yang pertama bikin jangan aq, soalnya aq exited-nya ditantang ngelanjutin cerita, hehehe…

Stifin again


Waktu pengambilan rapot adikku yang TK kemaren, nyokap mendapatkan surat edaran yang isinya memberitahukan tentang stand counter Tes STIFIn di depan sekolah. (Yang baru dengar Tes STIFin bisa dibaca disini atau disini)

Sayangnya ibu baru membuka selebaran itu saat sudah di rumah, tepat di kamarku. Setelah tau isi suratnya, refleks aq antusias untuk meminta ibu mengetes kedua adikku, tujuannya sih supaya tau “karpet merah” mereka sebenarnya dimana.

Tapi karena sudah kepalang sampe rumah, akhirnya aq telpon aja kontak di selebaran itu, namanya Ishak. Aq menanyakan apa dia bisa datang ke rumah, ternyata bisa.

Di rumah, saat adik2ku di tes (lupa, ga kepikiran untuk mendokumentasikannya), aq sekalian meminta mas Ishak untuk menjelaskan kembali kepribadianku yang Ii itu.

Beberapa hal yang menarik yang dia sampaikan adalah:

Bahwa orang Intuiting (disingkat I) identik dengan kreativitas dan mempunyai kata kunci perut panjang (Aq tidak begitu mengerti definisi perut panjang disini, perasaan perutku ndut dech 😀 ). Orang I mempunyai indera keenam (wuuiihh..keren kaaan), semacam sinyal untuk mencari ide2 baru (hah, aq lupa penjelasan detailnya bagaimana). Aq sih membayangkannya seperti radar neptunusnya kugi di film ini.

Itulah sebabnya walaupun kelihatannya banyak makan, tapi orang I “segitu2 aja” alias ga gemuk2. Energinya dipakai untuk memancarkan gelombang2 radarnya nun jauh ke negeri antah berantah demi mencari sinyal2 kreativitas. Hmm.. Membingungkan?? Mudahnya, energinya dipakai untuk berpikir mencari ide. Begitu sajalah penjelasan simplenya. :mrgreen:

Orang I sering melamun, bukan bengong, tapi dia sedang berpikir, otaknya selalu berputar dan berputar, imajinasinya terbang tinggi jauh dari permukaan tanah. Seringkali pola pikirnya jauh ke depan bahkan disaat orang-orang belum terpikir untuk melakukannya. Mungkin itu juga sebab kenapa aq nyaris ngga pernah kehabisan ide sebagai bahan postingan, hanya malas ngetik aja.

Chemistrinya terhadap KATA
alias ide, gagasan, dan semacamnya. Dalam pekerjaan, fokusnya adalah mencari “program” untuk menyalurkan kreatifitasnya. Kepuasannya bukan terletak pada materi namun pada kualitas hasilnya. (kebenaran penjelasan yang ini juga aq rasakan sendiri, aq senang bila Pak Bos puas dengan hasil kerjaku, dan merasa biasa saja di hari gajian tiba).

Karakter lain dari orang I adalah “meledak-ledak“. Bukan petasan atau bom lho. 😛 Tapiiii..gimana ya menjelaskannya??? Suatu saat dia bisa sangat begitu bersemangat. Yaa.. meledak-ledaklah pokoknya. Sepertinya inilah penyebab aq sering merasa ingin jingkrak-jingkrak setiap merasa senang. 😀 Dan mungkin ini juga yang menjadi pendukung sifatku yang suka moody-an. Suka over namun terkadang mudah down.

Jeleknya, orang I terlalu cuek, tertutup. Ia tidak peduli pada lingkungan karena sibuk dengan radarnya sendiri. Ibarat orang autis, orang I menikmati imajinasinya sendiri, hanyut dalam pikirannya sendiri.

Intuiting introvert (Ii) adalah orang Intuiting yang punya kendali kemudi dalam dirinya sendiri. Introvert (i) disini berbeda dengan sifat Introvert (I) yang lebih populer di masyarakat. Bila Introvert dengan huruf (I) besar lebih cenderung ke arah negatif, introvert dengan (i) kecil tidak punya dampak negatif atau positif. Ia berfungsi sebagai kemudi mesin kecerdasan yang membawanya ke dalam.

Gampangnya sih, orang introvert (i kecil) mempunyai motivasi dalam dirinya sendiri. Bisa dibilang kunci kesuksesannya adalah dari dirinya sendiri. Bila orang introvert “jatuh”, maka yang bisa membangkitkannya adalah dirinya sendiri, peran orang lain tidak terlalu berpengaruh padanya. Sedangkan bagi orang ekstrovert (e), maka pengaruh orang lain sangat besar bagi kemajuan dirinya. Dia perlu dorongan dari luar.

Daaan..setelah di test, ternyata adik-adikkku dua-duanya bertipe Ie (Intuiting ekstrovert). Sekarang aq lebih bisa memahami mereka, yang suka berimajinasi sendiri, penuh kebawelan, ngga bisa diem yang meledak-ledak, yaah just like me laah. Bedanya, bahan bakar ledakan mereka ada pada orang lain. Sedangkan aq punya bahan bakar ledakan yang tak habis-habis dalam diriku sendiri. *Awass!! Jangan dekat-dekat*:mrgreen:

*****

Mungkin bagi sebagian orang, test ini tidak terlalu penting. “Ah, ngapainlah buang-buang duit ngikut gini-ginian, paling juga sama aja, ngga guna, yang penting bisa memahami dan mendidik anak dengan baik”. Hmm.. kalau menurutku siih, yaaa.. mungkin memang ngga terlalu urgent, tapi test ini bagus. Kenapa??

Pertama, karena tes ini bukanlah tes IQ yang hanya men-scan otak kiri manusia, tes STIFIn ini mencetak blueprint kita, belahan otak bagian mana yang lebih dominan dan ada di lapisan mana. Test ini, mau dicoba berapa kalipun hasilnya akan tetap sama. Jadi tidak bergantung pada lingkungan ataupun pola asuh.

Kedua, setidaknya untukku, aq bisa lebih memahami dan menghargai diriku sendiri. Aq jadi bisa menemukan jawaban atas pertanyaan kenapa begini, kenapa begitu, bla..bla..bla…

Ketiga, karena test ini benar, cocok, sesuai, tepat, -dan yang semacamnya- dengan aq 😎

 

Kata, mengkhayal, meledak-ledak, cuek, ngga gemuk-gemuk.
That’s sounds so me *sok ngginggris* 😛