Kutipan isi Buku Rasululloh is My Doctor


“Iman merupakan faktor yang sangat penting atas hasil atau keberhasilan pengobatan kenabian” (hal 26)

“Pengobatan Nabi tidak akan lengkap tanpa terlebih dahulu berkata Bismillahirrohmanirrohim” (hal 28)

“Wudhu adalah pembuka bagi disembuhkannya setiap penyakit” (hal 28)

“Anda harus meletakkan semua kepercayaan Anda kepada Alloh SWT, tidak peduli apa yang terjadi” (hal 36)

“Orang-orang zaman sekarang lebih suka meminum obat yang memiliki efek samping yang berbahaya…tanpa kemampuan untuk membersihkan rohani Anda dan tidak dapat menyeimbangkan pikiran, tubuh, dan jiwa.” (hal 43)

“Saya mulai meminum jintan hitam setiap hari. Hanya dalam tiga hari saya dibuat kagum mengetahui level energi dan stamina saya meningkat…kuku jari saya mulai bersinar…gas parah pada perut saya dan diare yang hampir setiap dua minggu muncul mulai menghilang.” (hal 81)

“Ada penyembuhan dalam jintan hitam untuk semua penyakit, kecuali kematian (HR Bukhori)” (hal 82)

“Istri saya sudah menderita kanker stadium ketiga..seorang saudara “salafi” dari masjid lokal menyarankan untuk mengkonsumsi jintan hitam tiga kali sehari dicampur dengan madu lokal dan meminum bawang putih dicampur dengan madu..selama tiga bulan..setelah pemeriksaan di Dubai, dokter menyatakan tidak ada jejak sel-sel kanker sama sekali..dan Alhamdulillah, sudah tidak ada pertumbuhan lagi. Story by: Mujaahidirlande” (hal 82-84)

“Tidak ada penyakit Alloh SWT ciptakan, kecuali Dia juga membuat obatnya (HR Bukhori)” (hal 110)

“Menjadi jelas bagi saya bahwa beratus-ratus tablet yang saya konsumsi sepanjang hidup saya secara perlahan-lahan membunuh saya dan bukannya menyembuhkan saya, ini sangat berlawanan dengan apa yang digembar-gemborkan perusahaan-perusahaan farmasi besar” (hal 118)

“Memakai kacamata tidak menyembuhkan mata saya, bahkan ia membuat mata saya semakin parah” (hal 125)

“Tidak ada dari apa yang akan saya ajarkan kepada Anda yang belum pernah saya coba pada diri saya sendiri” (hal 138)

“Alloh SWT menciptakan tubuh kita dengan kemampuan menyembuhkan dirinya sendiri secara alami. Peliharalah tubuh Anda, insya Alloh ia akan memelihara Anda” (hal 154)

“Industri medis dewasa ini tidak ingin Anda tahu tentang ramuan/pengobatan yang tercatat di atas…mereka akan melakukan apapun dengan menakut-nakuti Anda dan meyakinkan Anda bahwa menggunakan obat-obatan kimia buatan yang mereka jual-padahal banyak yang memiliki efek samping berbahaya-lebih baik bagi Anda daripada ramuan-ramuan yang tercatat di atas” (hal 210)

“Orang-orang ini benar-benar menganggap kita bodoh. Mereka membayar media jutaan dolar untuk mempromosikan produk mereka. Produk yang bukannya meningkatkan kualitas kesehatan kita, tetapi justru menghancurkan tubuh kita karena membuat tubuh kita bergantung pada obat artificial untuk meningkatkan kesehatan” (hal 210)

“Berapa banyak orang yang Anda tahu yang berada pada masalah keuangan serius atau pernah hancur keadaan finansialnya karena ketagihan obat dan perawatan yang tinggi? Bukankah lebih baik jika Anda menjaga tubuh Anda dan mulai menggunakan obat-obatan pasar daripada obat modern jika masih memungkinkan?” (hal 210)

“Lebih dari 700.000 orang Amerika meninggal setiap tahun di tangan obat-obatan yang disediakan pemerintah, sementara FDA dan badan pemerintah lainnya berpura-pura melindungi masyarakat dengan cara melecehkan orang-orang yang menawarkan pengobatan alternatif yang labih aman” (hal 215-216)

“Amerika Serikat adalah sebuah Negara yang berisi para pecandu obat-obatan. Bukan obat-obatan yang dijual oleh pedagang narkoba, tapi justru obat-obatan yang dijual secara sah” (hal 216)

“Dewasa ini sebagian besar penduduk dunia mengonsumsi makanan dan obat-obatan yang telah tercampur oleh zat-zat sintetis. Zat-zat yang terbukti berbahaya bagi kesehatan Anda!” (hal 217)

“Saya yakin akan banyak dokter yang akan marah membaca pernyataan saya ini. Saya tidak peduli! Hanya dokter yang tidak peduli yang akan marah dengan pernyataan saya itu” (hal 219)

“Sebagian besar obat yang Anda temukan di apotek-apotek tidak benar-benar menyembuhkan penyakit. Obat-obat itu hanya mengobati gejala-gejala atau efek-efek dari penyakit tersebut…dengan kata lain, Anda merasa lebih baik, tetapi Anda masih sakit. Sebagian besar obat farmasi (jika tidak boleh disebut semua) jahat pada tubuh dan organ-organ internal Anda” (hal 220)

“Jagalah kesehatan dan berusahalah untuk lepas dari segala jenis obat kimiawi! Makanlah dengan pola makanan alamiah, makanan-makanan organik, olahraga yang teratur, berjemurlah di bawah sinar matahari..dan hindari bahan-bahan kimia yang beracun di rumah Anda” (hal 225)

“Bukti bahwa yang telah saya berikan kepada Anda dalam bab ini didasarkan pada kesaksian, laporan dari para ilmuwan, dokter, professor, lembaga pemerintah, dan lembaga terkait” (hal 265)

“Alloh SWT menciptakan kita ke dunia ini dalam keadaan murni, bersih, dan sehat. Melalui ketidak-tahuan kita dan kurangnya perhatian, kita telah menghancurkan kesehatan kita sendiri dengan menempatkan kepercayaan kita pada orang-orang yang berorientasi pada keuntungan dan yang benar-benar tidak peduli tentang kesehatan Anda. Semakin tidak sehat Anda, semakin banyak obat yang Anda beli dan semakin kayalah perusahaan-perusahaan farmasi besar” (hal 265)

dikutip dari bukunya

Rasulullah is My Doctor



Judul Buku: Rasulullah is My Doctor

Penulis : Jerry D. Gray

Penerbit : Sinergi Publishing

Dimensi : 20,8 cm x 14,8 cm

Halaman : 266

Tanggal beli : 24 November 2012

Harga : Rp. 54.600,-

Review :

Buku yang kujanjikan untuk direview ini hanya dibagi oleh tiga bagian. Tiga bagian yang menurutku sarat dengan informasi-informasi yang bermanfaat untuk kesehatan manusia. Sangat berbobot sehingga membuatku kesulitan untuk mereviewnya (bingung memilih dan merangkai informasi di dalamnya). Jadi, kali ini aku akan coba mengulas gambaran besar babnya dan mengutip beberapa kalimat yang termuat di dalamnya plus sedikit opini dariku.

***

Bagian pertama, Kedokteran Nabi, dibagi dalam 4 bab:

Bab 1_Menyadari dan Mempercayai àsebelum membaca isinya, pembaca diajak untuk memiliki keyakinan yang total (ketauhidan) terhadap Sang Kholiq dan apa-apa yang Diturunkan-Nya. Penulis sangat percaya bahwa kekuatan pikiran dan kekuatan keyakinan sangat mempengaruhi hasil dari setiap pengobatan. Disini juga diceritakan mukjizat-mukjizat yang dialami oleh keluarga penulis sendiri, hasil dari kepercayaan dan keyakinan yang mereka terapkan dalam kehidupan mereka.

Bab 2_Doa: Obat yang dibutuhkan àdisini penulis menceritakan beberapa pengalamannya tentang menyembuhkan suatu penyakit dengan hanya menggunakan Doa. Doa memang mempunyai energi positif yang dapat mempertebal keimanan kita dan mendekatkan pertolongan Alloh. Disini juga diungkapkan manfaat dari ruqyah, tata cara, dan etika dalam penggunaannya.

Bab 3_Habbatussauda (Biji Jintan Hitam) àbab ini menjelaskan apa itu jintan hitam, dan fakta-fakta ilmiah tentang khasiatnya. Selain itu terdapat pula tips-tips penyembuhan untuk beberapa penyakit seperti: asma & masalah bronchitis, infeksi saluran pernafasan, rematik, batuk & infeksi tenggorokan, luka kulit, diabetes, diare, sakit telinga, penyakit mata, flu & nasal congestion, sakit kepala, keluhan jantung, tekanan darah tinggi, sinusitis, masalah seksual, sulit tidur, sakit gigi, dll.

Bab 4_Bekam àbekam atau hijama merupakan suatu cara untuk mengeluarkan darah yang kotor dari tubuh sehingga dapat meningkatkan peredaran darah. Beberapa manfaat bekam adalah dapat mengobati penyakit seperti: alergi, asma, kolesterol tinggi, sakit dada, sakit perut, diabetes, depresi, penyakit hati, tekanan darah tinggi, masalah persendian, ginjal, penyakit lever, sakit paru, sinusitis, stress, stroke, amandel, vertigo, dll.

Bagian kedua, Ramuan Alami dan Saran-Saran, dibagi dalam 2 bab:

Bab 1_Tajamkan Pandangan Anda “Secara Alami” àfakta membuktikan bahwa kacamata tidak menyembuhkan, bahkan dalam banyak kasus, kacamata justru merusak mata. Disini penulis memberikan solusi terhadap para penderita penyakit mata. Solusi yang bisa mengurangi dan bahkan menyembuhkan mata minus, plus, silinder, maupun katarak. Penulis memperkenalkan Natural Vision Eyewear dan Terapi Penglihatan. Terapi ini membantu menajamkan penglihatan dengan melatih otot mata setiap harinya. Dan penulis telah membuktikan sendiri keefektifan terapi ini.

Bab 2_Ramuan dari Pasar àterdapat begitu banyak tanaman, sayur, dan buah-buahan yang efektif menyembuhkan berbagai penyakit. Disini dipaparkan macam-macam tanaman, sayur, dan buah yang dapat digunakan sebagai obat dari berbagai penyakit, lengkap dengan tips dan ramuan/dosisnya. Tanaman, sayur, dan buah itu diantaranya: lidah buaya, apel, alpukat, bambu, kacang-kacangan, bit, paprika hijau, blueberry, wortel, singkong, cabai merah, kurma, madu, kayu manis, cengkih, bawang putih, jahe, jambu biji, kiwi, lemon, mangga, minyak zaitun, bawang merah, jeruk, papaya, delima, garam, tomat, dan semangka.

Bagian ketiga, Berbahaya Bagi Kesehatan Anda, dibagi dalam 2 bab:

Bab 1_Kekacauan Medis àada 7 fakta terkait dengan pengobatan modern yang dikupas di bab ini. Dari berbagai sumber dan fakta yang ada, penulis mengkritisi Pemerintah Amerika Serikat, WHO, dan FDA. Penulis juga mengatakan bahwa orientasi dari industri farmasi yang ada sekarang ini adalah bisnis dan bukan kesehatan manusia itu sendiri. Penulis memberikan sebutan pada obat-obatan itu dengan senjata yang diresepkan untuk *penghancuran* massal karena zat-zat kimia berbahaya yang terkandung didalamnya. Penulis juga menyarankan untuk berhati-hati terhadap mammogram, antibiotic, kemoterapi, prosedur pembedahan, ex-Ray, makanan cepat saji, vaksin, dan obat-obat lainnya, karena terdapat fakta mengerikan di dalamnya yang diurai secara gamblang di bab ini.

Bab 2_Kebenaran yang Menakutkan Mengenai Vaksin àmerkuri yang merupakan elemen paling beracun kedua di bumi ini ternyata digunakan untuk vaksin pada bayi. Demikian juga kandungan-kandungan lain dalam vaksin yang nyata-nyata justru merusak kesehatan manusia dan TIDAK HALAL. Bab ini didominasi dengan kandungan berbahaya dalam vaksin dan fakta-fakta dari bebagai sumber bahwa di banyak negara, vaksinasi justru membuat jumlah kematian meningkat dalam setiap tahunnya. Mengerikan!!

***

Kutipan isi buku (post terpisah)

***

Sesungguhnya Jerry D Gray juga sebelumnya adalah pengkonsumsi obat-obatan kimia. Namun, ia menjalani dan merasakan sendiri efeknya pada tubuhnya dan kemudian segera beralih ke Pengobatan cara Nabi saat beliau tahu khasiat dan perbedaan yang jelas nyata dengan pengobatan modern. Beliau menyusun buku ini berdasarkan bukti dan pengalaman sendiri.

Tentu akan banyak menuai pro-kontra, mengingat dalam buku ini, beliau begitu mengecam sistem kedokteran modern. Tapi seandainya fakta-fakta yang diungkapkan Jerry adalah tuduhan yang salah, maka aku tetap percaya bahwa Robb ku menciptakan aku dengan bentuk yang paling sempurna. Telah dikaruniakan kemampuan untuk mempertahankan dan mengobati diri sendiri secara alami selama sistem dalam tubuh berjalan normal. Bukankah orang jaman dulu yang minim teknologi dan obat-obatan modern justru malah tidak mudah sakit? *sok tau* 😛

Jadi kalau harus memilih, aku lebih memilih pengobatan alami sesuai yang diajarkan Robb dan junjunganku, Rosululloh SAW, ketimbang membuang-buang uangku yang tidak seberapa hanya untuk membeli “zat berbahaya” dari dokter yang tentunya sudah kaya. #vulgar :mrgreen:

I mean, bukankah segala yang alami itu jauh lebih aman?? 😉 So, Mari kembali ke alam.

Be natural, be healthy. 😉

Rating : GoodBetter—Best

Siapa ya???


Emang dasar cuek sama lingkungan ya. Aku tuh suka ngga peduli sama orang. Ngga ngeh sama orang. Gampang lupa sama orang.

Jadi kemaren, pas pulang kerja. Masih di bis, tiba-tiba ada orang duduk di sebelah aku terus nanya “Naik dari mana??”

Hah?? Siapa ya?? *dalem hati*

Dan gara-gara fokus mikir nih orang siapa, aku jadi ngga konsen gitu jawab pertanyaannya. Sambil mikir lamaaa ‘aku tadi naik dari mana yaa??’

“Ngg… Dari terminal.”

“Tadi bareng sama Pak Haji?”

Dapet pertanyaan itu aku baru ngeh dia siapa. ‘Oooohh..diaaa’. Tapi bukan berarti aku tau siapa dia. Tetep aja aku ngga tau dia siapa. Pokoknya dia kenal juga sama Pak Haji dan sebelumnya memang udah pernah ngobrol juga sama aku. Udah, itu doank yang aku tau. 😆 (Pak Haji: sesama sewa debbie).

Terus udah turun dari mobil, lagi jalan enak-enak sambil merenung, tiba-tiba ada orang naik motor trus nyapa. “Pulang Mba”. Pas nengok ke orangnya, lagi-lagi aku mikir ‘lah, siapa ya nih anak?’ Tapi tetep aku jawab iya sambil senyum. 🙂

Pernah juga waktu ke tempat kerja yang lama, aku ditegor sama temen-temen disitu. Tapi justru akunya yang lupa namanya siapa, padahal mereka inget nama aku. Hadeeeehh..

Kalau dipikir, aku sering banget mengalami hal begitu. Terutama pas lagi jalan pulang. Suka banyak yang negor “Putriii, pulang??”. Biasanya aku jawab dengan anggukan, senyuman, sambil bilang iya. Padahal mah aku ngga tau yang negor itu siapa, rumahnya dimana, anaknya siapa, bapaknya siapa, ibunya siapa. Bahkan kalau ngelewatin segerombolan cowo yang lagi kumpul terus aku ditegor, paling cuma nengok ke arah mereka, ngangguk-senyum, sambil menjawab lirih -ngga tau deh mereka denger/engga- terus langsung ngacir, tanpa tau yang negor itu orangnya yang mana. Abis gimana ya, kan udah malem, gelap, mukanya ngga keliatan, yang keliatan cuma bayangan sosok tubuh. Tapi emang mataku siwer, kalau siang pun biasanya juga ngga keliatan muka orang yang negor, samar-samar. Hampir selalu begitu. Ditegor sama orang yang aku ngga tau siapa, tapi dia tau namaku. *berasa artis boo* =))

Sebenernya aku ngga bermaksud cuek sih, apalagi bermaksud sombong. Aku juga pengen kenal mereka. Tapi akunya tuh malu-an, grogi-an, nervous-an. Kalau face to face sih gak apa, tapi kan seringnya yang negor itu gerombolan. Jadi udah panas dingin duluan. Payah yak. *tepok jidat*

Padahal daya ingatku ini lumayan lho waktu sekolah. Makanya aku bisa berprestasi di sekolah *di sekolah lho yaa*. Tapi kalau soal nginget-nginget orang, kok ya aku payah banget. Kudu harus ada ikatan emosional atau sesuatu yang mencirikan orang itu atau punya kenangan (cerita) khusus tentang orang itu.

Udah gitu, kalau ngobrol, terus ngomongin kisah hidup, aku juga suka lupa. Misal: lagi ngobrol sama orang, trus nanya-nanya asal usul dia, kegiatan dia, rumahnya dimana, berapa bersaudara, dll. Besoknya juga aku udah lupa. Dan yang kayak gini juga suka berlaku sama sahabatku sendiri. Aku tuh suka lupa silsilah keluarganya, padahal sahabatku ntu apal banget tentang keluargaku, namanya, umurnya. Jadi kalau lagi nanya kabar, semua ditanyain. Nah aku?? Bengong, bahkan suka lupa kakaknya/adeknya ada berapa, tinggalnya dimana. Lupa juga siapa-siapa aja anggota keluarganya yang udah meninggal. Kebangetan yak? Hiks. Sedih jadinya, ngga bisa jadi sahabat yang baik.

Kasus lain lagi, tentang sekitar. Dulu waktu di tempat kerja yang lama, kadang ada yang nanya.

“Put, tadi di depan ada si fulan ngga?”

“Hah? Di depan mana? Ngga ngeh” sambil nyengir.

Atau begini,

“Put, tadi lewat jalan ‘itu’ kan? Toko ‘ini’ udah buka belom?”

“Eh, ngga tau deh, ngga liat.”

bisa juga begini,

“Beli aja sana, kan ada stand ‘ini’ di depan.”

“Hah? Emang ada? Sejak kapan?”

“Buset dah, ngga tau lo? Tiap hari lewat situ juga!!”

“Hehehe..” lagi-lagi cuma bisa nyengir. :mrgreen:

Dan di kantor yang sekarang juga ngga beda,

“Itu lho yang disamping gedung ‘ini’ ”

“Gedung yang mana? Emang ada?”

“Lah, kan tiap hari juga lewat situ. Kamu tuh udah berapa tahun sih kerja disini?”

“Hehe..” *meringis*

“Hayo dah, gue ajak jalan-jalan keliling kantor, masa gedung sebelah kantor aja ngga tau!”

*speechless*

Sampe pernah ada yang bilang,

“Lo kalau jalan merem ya put?”

Huwaaa… emang kebangetan banget aku yaaa.. Hiks.

Aku tuh berasa kaya pake kacamata kuda deh. Itu tuh, yang ada di delman. Tau delman kan? Kereta kuda. Nah, kudanya kan dipakein “kacamata” biar ngga bisa liat kanan kiri. Kayaknya aku mirip kayak gitu, kalau jalan luruuuussss aja, susah berhenti dan ngga ngeh kiri kanan. Hhhh…

Aku ini kenapa yaa?? Dibilang pikun, ngga juga sih. Aku malah kadang suka inget hal-hal kecil dari suatu kejadian. Mungkin karena emang terlalu cuek kali ya? Makanya kuper and ngga bisa bergaul.

Ada yang pernah ngerasain kayak aku ngga siiih?? Atau emang cuma aku ya, yang kayak gini di dunia?? Gimana dunks ngilanginnya?? Ada yang punya resep jitu?? Capek juga nih kelamaan jadi “kuda delman”. :mrgreen: