JoHan (Jodoh di Tangan Tuhan)


Kau mengusikku sejak pertemuan pertama
Mendekatkan kita di pertemuan berikutnya
Pandanganmu seolah mengartikan rasa
pun sikapmu yang menyiratkan suka
Namun kelumu meniadakan semua

Ah, andai kau tahu
bahwa ada hal-hal yang harus diucapkan agar orang lain bisa mengerti
Andai kau pun sadari
sesungguhnya selama ini aku menanti pasti

Kau memang mampu pahami kebawelanku layaknya ku pahami keangkuhanmu
Namun aku yang selalu mengisi seakan tak berarti karena kau tak ingin membuka diri
Kau hanya diam dalam kebaikan hati
Maka jangan salahkan bila aku tak sanggup mengerti, lelah menyingkap apa yang tersembunyi

Dan saat raguku kemudian menghantui
Sunyimu kemudian menjaraki
Pada akhirnya kita sadar dunia kita berbeda
Kau dengan hingar bingarmu dan aku dengan kesederhanaanku

Tanpa terucap, kita seolah sepakat
Kau tuju suksesmu, aku pun menggapai suksesku

Entah apakah sukses kita ada di puncak yang sama
Entah akankah bersatu ada dalam garis takdir kita
Bersama, melapangkan dada, relakan semua
Karena jodoh, sungguh hanya ada dalam kuasa-Nya

***
Jodoh Di Tangan Tuhan (Johan)
oleh: RaBel

Ku punya dunia, Dunia ku begini
Ku punya mata, Ku punya telinga
Jangan anggap ku batu, Tak punya perasaan
Melihatmu dengannya, Aku Panas

Ku punya dunia, Dunia ku begini
Ku punya hati, Punya perasaan
Coba raba batinku, Coba tatap mataku
Melihatmu dengannya, Ku cemburu

Reff:
Cinta mengapa harus rumit
Biar begini wanita ku nanti satu
Siapa dia biar hatiku yang tahu
Ku pasti setia tapi nanti

Cinta bisakah jadi mudah
Kau berkelana masa’ aku harus diam
Biar saja kita jalani masing-masing
Jodoh di tangan Tuhan
Biar saja

Download Jodoh Di Tangan Tuhan (Johan)

Untuk Sahabat


Teruntuk sahabatku Ruri Febriyanti di Bengkulu yang berulang tahun tanggal 19 Februari kemarin,

Maafkan sahabatmu yang payah ini ya, yang saking kebangetan lupanya, sampai-sampai harus ditelpon dulu baru inget. :mrgreen:

Lagu ini khusus buat kamu. :*

Semoga makin banyak beribadah karena jatah umur makin mendekati habis, hihihi… 😛

Lagu ini juga kupersembahkan untuk owner blog ini yang belum lama ditinggal pergi. Aih, sedih banget kayaknya ya, 😛

Ralat, bukan ditinggal pergi tapi ditinggalkan karena meninggalkan pergi. 😆 pusing ngga tuh bacanya.

So, biarkan saja dia pergi. 😉

Untuk Sahabat

biarkan saja kekasihmu pergi
teruskan saja mimpi yang kau tunda
kita temukan tempat yang layak
sahabatku

kupercaya kan langkah bersamamu
tak kuragukan berbagi denganmu
kita temukan tempat yang layak
sahabatku

kita mencari jati diri
teman lautan mimpi

Reff:
aku bernyanyi untuk sahabat
aku berbagi untuk sahabat
kita bisa jika bersama
kita berbagi untuk sahabat
kita bernyanyi untuk sahabat
kita bisa jika bersama

tiba waktunya
kita untuk berbagi
untuk saling memberi

download untuk sahabat

Kecewa


#Teruntuk dirimu yang kupercaya#

Kau tahu dari awal ku percaya penuh padamu. Kau satu-satunya di antara mereka yang paling bisa kuandalkan. Aku memilihmu dengan pertimbangan segala sifat dan kelakuanmu. Saat itu, ku begitu yakin bisa mempercayaimu.

Lihat bagaimana aku berkorban untukmu. Kuberikan apapun untuk membantumu. Kuusahakan apapun untuk kebaikanmu. Kuberi kesempatan itu, membuka pintu untukmu. Besar harapku kau bisa melalui jalan itu.

Namun lihatlah bagaimana kau mengecewakanku. Lihat bagaimana kau hancurkan kepercayaan itu. Untuk kesekian kalinya kau membuatku merasa salah menilaimu. Lagi-lagi kau munculkan ragu itu.

Tak kau penuhi janji itu. Kau tak datang. Menghilang tanpa kabar. Seperti yang pernah kau lakukan waktu itu. Waktu yang berbeda namun dengan orang yang sama. Ya. di saat kau membuatku kecewa, di saat itu pula selalu ada dia. Kamu dan dia. Yang tak pernah ku tahu ada apa. Karena kehadirannya kah? Atau karena ternyata kau memang tak bisa dipercaya?

Teringatku dengan pesan ibuku. Sayang ibu sudah pasti sayang istri. Ah, ibuku benar. Sekarang aku mengerti kelakuanmu wajar.

Terhadap ibumu yang melahirkanmu, kau begitu tak acuh. Datang dan pergi sesukamu. Berhari-hari tak pulang atau memberi kabar. Muncul, menghilang, dan terbang.

Tak terpikirkankah olehmu betapa seorang ibu sangat mengkhawatirkan anaknya? Betapa seorang ibu selalu merindukan anaknya, selalu ingin mengetahui keadaan anaknya, selalu ingin berbagi kasih sayang dengannya.

Tak ingatkah kau dengan jasa-jasanya? Kau pikir telah bisa mandiri. Padahal apalah dirimu tanpanya, tanpa kehadirannya, tanpa kasih sayangnya. Kau sebenarnya bukanlah apa-apa, dan tak akan menjadi apa-apa.

Itu terhadap ibumu. Lantas bagaimana terhadap aku yang memang tak ada hubungan darah denganmu? Maka pantas bila kau mengecewakanku. Datang dan pergi sesuka hati seperti yang kau lakukan pada ibumu.

Maka kini, tak perlu lagi menunggu tanggal tujuh bulan sembilan untuk mengatakannya. Pintu itu, telah tertutup untukmu.

#Teruntuk dirimu yang tak lagi kupercaya#

 

Kecewa

oleh: Bunga Citra Lestari

Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S’kali ini ku mohon padamu
Ada yang ingin ku sampaikan
Sempatkanlah…

Reff :
Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…

Sedetik menunggumu disini, s’perti seharian
Berkali kulihat jam ditangan
Demi membunuh waktu
Tak kulihat tanda kehadiranmu
Yang semakin meyakiniku
Kau tak datang

Download Kecewa