Untuk Sahabat


Teruntuk sahabatku Ruri Febriyanti di Bengkulu yang berulang tahun tanggal 19 Februari kemarin,

Maafkan sahabatmu yang payah ini ya, yang saking kebangetan lupanya, sampai-sampai harus ditelpon dulu baru inget. :mrgreen:

Lagu ini khusus buat kamu. :*

Semoga makin banyak beribadah karena jatah umur makin mendekati habis, hihihi… 😛

Lagu ini juga kupersembahkan untuk owner blog ini yang belum lama ditinggal pergi. Aih, sedih banget kayaknya ya, 😛

Ralat, bukan ditinggal pergi tapi ditinggalkan karena meninggalkan pergi. 😆 pusing ngga tuh bacanya.

So, biarkan saja dia pergi. 😉

Untuk Sahabat

biarkan saja kekasihmu pergi
teruskan saja mimpi yang kau tunda
kita temukan tempat yang layak
sahabatku

kupercaya kan langkah bersamamu
tak kuragukan berbagi denganmu
kita temukan tempat yang layak
sahabatku

kita mencari jati diri
teman lautan mimpi

Reff:
aku bernyanyi untuk sahabat
aku berbagi untuk sahabat
kita bisa jika bersama
kita berbagi untuk sahabat
kita bernyanyi untuk sahabat
kita bisa jika bersama

tiba waktunya
kita untuk berbagi
untuk saling memberi

download untuk sahabat

Obat (kata) penenang


“Jika ada orang yg bilang sangat mencintaimu padahal ia suka ninggalin sholat, shubuhnya kesiangan, puasa Ramadhan jarang, zakat tak pernah tertunaikan, maka saranku, segera tinggalkanlah dia. Tuhannya yg tiap hari mengaruniakan rezeki berlimpah saja tak ia cinta, apalagi dirimu.”

Islam itu indah:
“Oh engkau sedih karena di khianati?
Bergembiralah.
itulah cara terbaikmu untuk menemukan bahwa dia bukan yang bisa engkau percayai.
Engkau ditinggalkan?
Tidak.
Sesungguhnya dia diusir oleh ALLAH agar engkau terlindungi dari pelukan yang lebih buruk.
Engkau di jelek-jelekan?
Tidak.
Orang baik tidak bisa dijelekan, dan orang jelek tak perlu penjelekan.
Engkau kekasih ALLAH.
Indahkan hatimu.”