Arti Bahagia


Saat melihat ibuku tersenyum dan menciumku sebelum berangkat kerja, itulah bahagia.

Saat melihat adik-adikku tertawa bercanda ria, itulah bahagia.

Saat melihat mata berkaca-kaca sang nenek tercinta yang kuberi sedikit bagian dari gajiku,
itulah bahagia.

Saat melihat wajah terkejut sahabatku yang senang dengan kado tiba-tiba dariku, itulah bahagia.

Saat menerima ucapan terima kasih seorang ibu yang kupersilahkan duduk, itulah bahagia.

Saat memberikan jajanan pada anak jalanan, itulah bahagia.

Ah, bahagia itu sederhana. Bahagia adanya dari hati. Mau seperti apa yang terjadi, hati bahagia akan selalu menerima.

Bahagia adalah saat orang lain bisa bahagia karena kita.

Bahagia adalah saat kita mampu memberi pada sesama.

Bahagia adalah saat kita bisa mensyukuri adanya kita.

Bahagia adalah menjadi berarti.

Senyumlah, maka bahagialah.

*diikutsertakan dalam kuis yang diadakan Eva dan mendapatkan pulsa 10.000. Makasih ya Va. :-*

Saat hari yang ditunggu tiba


Akhir bulan Oktober lalu aq coba-coba untuk mengikuti lomba cerpen.

Dari awal aq liat info lomba ini, memang aq sudah berencana untuk ikut, tapi emang dasar manusia, maleeeesss banget untuk mulai menulis. Padahal ide udah kebayang. Akhirnya H-3 aq paksakan diri untuk mulai menulis satu kata (keburu dateline) :P.

Tapi itu ngga membuatku lantas jadi lancar menulis, ada saja godaannya, rasa malas masih menghinggapi saat ingin melanjutkan ceritaku. Tapi akhirnya, 2 hari kemudian, cerpenku kelar. Aku kirim naskahnya tanggal 30 Oktober 2012, sehari sebelum DL.

Janji pengumumannya itu akhir November 2012. Tapi sampai masuk bulan Desember, pengumumannya tak kunjung keluar.

Dan hari iniiiii, akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba, nama-nama itu muncul juga.

Kata demi kata pengumuman pemenang aq baca. Sedikit kecewa, aq tidak termasuk dalam daftar 3 pemenang utama.

Tapiiiiii…. Yeiii, Alhamdulillah, ternyata cerpenku masuk dalam nominator naskah yang akan dibukukan.

pemenang

Kyaaa… Rasanya terulang lagi kegembiraan yang lalu.

Jadi dalam postku kali ini, aku cuma ingin bilang pada kalian, kalau..

Hari ini aq senaaaaaanggg sekali, tak dapat kulukiskan ^-^.

Dan berhubung aq tahu kalian akan mengucapkan selamat, jadi.. Terima Kasih.. 😉

*Mari Berbagi Kebahagiaan*

Nb. Maaf, akhir-akhir ini begitu banyak pekerjaanku yang menguras waktu dan tenaga, jadi lagi ngga sempat blogwalking. Maaf jika merasa ditelantarkan. 😦

Bude Sri


Mataku masih mengerjap-ngerjap saat sebuah suara mengusik pendengaranku. Suara langkah kaki di luar rumah. Rupanya bude sudah berangkat kerja, memangnya jam berapa sekarang?

Kupicingkan mataku menghalau silaunya cahaya lampu kamarku. Jam setengah lima, luar biasa sekali bude itu, masih gelap begini sudah melangkahkan kaki ke luar rumah. Brrr.. Padahal hawanya dingin begini. Aku mengakhiri kekagumanku dengan menarik selimut dan terlelap lagi.

***

Mau baca lanjutannya???? Beli aja bukunya disini. 😉