Karang


Aku ingin setegar karang
Tak ingin ku bagi rintihku pada yang lain
Hanya pada-Mu
Hanya pada-Mu

Aku ingin setegar karang
Tersenyum seakan tak ada beban
Tersimpan rapat dalam dadaku
Hanya Kau Yang Tahu
Hanya Kau Yang Tahu

Aku ingin setegar karang
Tanpa menambah masalah orang
Tanpa mengemis kasihan orang
Berharap Kau tetap disampingku
Karena aku membutuhkan-Mu
Karena aku membutuhkan-Mu
Selalu…

Aku bukan yang dulu


Aku bukan yang dulu,
untuk kau tau.
Memang, kini pagarku terbuka,
kau bebas berkeliaran di pekarangannya.
Tapi tlah kubangun dinding tinggi mengelilingi hati.
Aku rasa kau sadari.
Jangan tanya mengapa,
karena bila ada yang harus menjelaskan,
maka itu kamu.
Aku hanya akibat, dari kamu yang sebab.
Jadi berhenti kemari.
Lihat dan pandangi saja,
kalau perlu sesali.
Karena sebelumnya, pintu ini nyaris kau langkahi.
Ah, semoga kau tak tahu,
bahwa dinding tinggi ini tak sekokoh tampaknya berdiri,
ada lubang, kecil dan menyebar.
Tapi dingin yang melapisinya semoga bisa membantu,
membuatmu beku,
sebelum jauh melangkah maju.