Experiment IV : Unyu-Unyu


Tanggal 19 Desember nanti kantor aku mengadakan event award. Ceritanya mau bikin seragam tuh. Dibeliinlah kain batik untuk semua karyawan, yang dibeli di surabaya.

Namanya seragam, kupikir bahannya serupa semua, ngga taunya beda warna dan ada yang beda motif. Mungkin jenis batiknya aja yang sama. Setelah melalui perdebatan panjang, terpilihlah bahan batik warna ungu untukku. Like this:

 scam_20121209_092903-001

Tidak terlalu suka, tapi tak ada pilihan yang lebih baik. 😦

Dikasih subsidi juga untuk ongkos jahitnya. Ngga banyak sih, bila minta dijahitkan di tukang jahit kemungkinan masih kurang dan harus nambahin lagi. Aku?? Hohoho… tentu tidak mau menguras kantongku untuk menjahitkannya di luar. Kugunakan kesempatan ini untuk menguji kemampuanku.

Akhirnya setelah minta izin untuk off di organisasi BPD Yisc, aku mulai melancarkan aksiku. Sabtu aku gunakan untuk membuat pola dan menggunting bahan, tidak mudah, karena aku belum pernah membuat pola untuk model yang sedang aku garap. Modelnya aku contek dari baju batik baru adikku, dengan sedikit perubahan di detail pinggangnya serta aku tambahkan tali dan kantong. Minggunya mulai kukejar menjahit semua potongan.

Alhamdulillah, akhirnya dengan kecermatan dan banyak doa, selama dua hari itu bahan tadi berhasil aku sulap menjadi baju yang tidak buruk-buruk amat. :mrgreen:

Look at This

scam_20121216_134237-001

Hohoho… 😎  so cool, rite. 😛
Mudah-mudahan bajunya tidak menjadi baju sekali pakai. 😉

Sekarang, aku butuh bantuan teman-teman, kira-kira yang manakah yang paling pantas kugunakan??

yang jilbabnya lebih muda atau yang warnanya tua?

unyu

Lebih bagus mana???

Experiment III : Blue in Action


~LEBARAN~

1 Syawal 1433 H

Tak menyangka bulan Romadhon lewat begitu cepat. Orang-orang bersuka cita di hari ini, termasuk aku. Tapi bukan karena terbebas dari kewajiban berpuasa. Aku senang karena setelah satu bulan bekerja keras, akhirnya experimen lebaran tahun keduaku berhasil (Setelah sebulan sebelumnya hunting di Pasar Cipadu)… Yeeeiii.. Hore.. Alhamdilillah…

Daaan, inilah penampakannya..

Baju kembaran, bangga sekaligus malu saat memakainya, hihihi…

Ada kemajuan dari Experiment I, karena kali ini aku berhasil bikin 4 potong, dan hasilnya pun lebih memuaskan. Hmm… Tapi tetap masih ada yang kurang sempurna dalam experimentku kali ini, masih belum rapi, masih banyak kekurangan.

Semoga percobaan selanjutnya semakin baik. Semangaaat…!!! 🙂


Experiment II : Putih-Abu-Biru


Gamis pertama yang berhasil diselesaikan dari pembelian bahan di Pasar Cipadu.

Awalnya untuk kelinci percobaan, polanya juga kombinasi dari dua pola yang pernah aku bikin, pola kemeja dan pola gamis buntung, benar-benar asal.

Tapi kemudian justru inilah baju yang paling “mutu” yang pernah aku bikin. Sering dipakai ibu untuk mengajar di rumah maupun pergi ke luar. Dan bahkaaan, waktu menjemput adekku, guru TK nya berkomentar, “Ibu bajunya bagus bangeet” Whuaa.. Senangnya ada yang memuji karyaku. ~^o^~