Balada Ied Adha

Namanya anak, pasti penasaran, antusias, gemes, ketika melihat hewan-hewan Qurban bertebaran di penjuru mata angin.

Menyodorkan daun, menirukan suaranya, berteriak-teriak ketika hewan-hewan itu bergerak mendekat.

Tapi aku pun yang melihatnya gemeeess, ketika melihat keresahan hewan-hewan yang terlihat tidak nyaman itu.

Sebagai orang intuiting yang me time-nya adalah ketenangan, aku merasa simpati pada hewan-hewan itu. Menjelang ajalnya, seharusnya dirinya dibuat tenang, nyaman. Kalau perlu diperdengarkan lantunan AlQuran.

Aku geregetaan dan bertanya-tanya, mengapa orang tuanya tidak peduli dan tidak merasa yang dilakukan anak-anaknya itu kurang tepat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s