Kecenderungan [baik-buruk]

Setelah sukses post a day selama bulan Januari, Februari ini malah diawali dengan bolong 3 hari. Minggu, senin, selasa. Sebenarnya ngga ada niat untuk bolong sih, awalnya hanya faktor ketidaksengajaan. Tapi begitu sadar sudah bolong sehari, mood postingku menurun. Ditambah sikon ngga mendukung, jadilah senin ngga posting lagi. Selasanya? Nanggung, sekalian aja jadi 3 hari 😆

Itu fakta yang bikin aku mikir. Betapa kecenderungan untuk berbuat hal yang salah itu mudah. Bukan berarti ngga posting itu salah. Hanya saja, sejak awal tahun ini aku sudah meng-azzam-kan diri untuk post a day, tapi bukan sembarang post asal, harus ada makna sekecil apapun, minimal kelak bisa jadi pembelajaran buat aku. Itulah susahnya. Bikinnya harus pake mikir.

Dan memang konsisten itu susah. Untuk menjaga semangat menulis selama ‘post a day’ itu butuh perhatian ekstra. Karena ngga setiap hari aku dalam keadaan gembira dan suka cita. Ada kalanya sedih, galau, marah, tapi aku harus berusaha mengesampingkan hal-hal ngga mutu itu supaya tetap bisa menulis hal-hal bermutu.

Nah, dibandingkan dengan perjuangan yang cukup sulit itu, bikin bolong postingan ternyata jauh lebih mudah. Kalau diturutin, mungkin bakal keterusan sampai berbulan-bulan. 😆 Nyata sekali kalau kecenderungan untuk hal negatif itu lebih tinggi, lebih mudah daripada kecenderungan untuk hal positif.

Aku rasa, demikian juga halnya dengan kasus-kasus lain. Dalam memilih teman misalnya. Bila berteman dengan orang yang punya kebiasaan buruk, ngga perlu pake susah untuk mengikuti kebiasaan buruk itu. Dan bahkan saat orang yang mempengaruhi itu sudah pergi, orang yang dipengaruhi akan tetap dengan kebiasaan buruknya. Lain halnya bila yang dipengaruhi itu kebiasaan yang baik, untuk mengikutinya aja udah susah, eh pas si teman baik menghilang, hilang pulalah kebiasaan baik itu dengan mudahnya.

Contoh lain misalnya, ada orang yang rajin sekali tahajud, tapi suatu malam, dia bolong tahajud (bukan karena tamu bulanan cewe yaa :P), maka keesokannya, godaan untuk ngga tahajud itu bisa jadi membesar. Sehari, dua hari, tiga hari, lama-lama bolongnya bisa keterusan. Itu mudah. Lebih mudah dibanding saat awal mulai merutinkan tahajud. Ngga percaya? Coba saja. 😀

Memang sih, itu tergantung iman dan pertahanan diri masing-masing orang. Tapi percayalah, setan ada dimana-mana. Dan dia sungguh tak pernah kenal lelah untuk menggoda kita. Maka dari itu kawan, mulailah perhatikan apa yang ada disekitar kita, seleksilah. Bukan berarti sombong/pilih-pilih. Tapi kita adalah apa yang kita baca, kita dengar, dan kita lihat. Jadi kalau kita dikelilingi hal-hal baik, maka diri kita pun akan jadi baik. Begitupun sebaliknya.

So, marilah jadikan diri kita cenderung berbuat kebaikan. Dan jangan mudah tergoda untuk melalaikan kebiasaan baik kita. 🙂

Iklan

32 thoughts on “Kecenderungan [baik-buruk]

  1. Mengazzamkan diri nge-post a day bukanlah hal yg mudah.
    Bagi saya yang sering mobile, azzam nya cukup nge-take a day … maksudnya harus ada yg bisa diambil manfaat setiap hari, spt ini: nge-post cukup 1-2 kali seminggu, blogwalking setiap hari guna memetik hikmah dari para sahabat, waktu yang tersisa (di luar nge-post) dipakai buat nyicil nulis buku.

    • Emang pak, sangat ngga mudah. Aku kesulitan BW soalnya Pak, gadget ngga mumpuni. 😀

      wah, kalau Pak Iwan mah biarpun posting 1-2x seminggu juga bobotnya tetap lebih berat dibanding sama postingan aku setiap hari selama seminggu, haha..

      Aku masih pemula, emang lebih ke belajar nulis dan menyalurkan hobi nulis sih. Dengan nulis, hati jadi lebih bahagia. Kalau BW, malah suka bikin mataku sakit ngeliat layar mulu. Jadi terbatas deh BWnya 😦

      hmm..pengen deh nulis buku sampe diterbitin *dreamin*

  2. Post a day???

    Sory sory jek.

    😆

    kl saiyah sih Kl pengen nulis ya nulis, kl gak ya gak, jd gak merasa terpaksa.

    Kl lg seneng nulis ya nulis mulu malah kdg2 sehari bisa ada 3 post. 😛

  3. klo udah niat post a day, harus dijadwalin… masih coba-coba sih utk nyari strategi yang paling enak..
    frommagz itu salah satu cheat kalau2 gak kemungkinan bakal gak ada postingan dlm suatu hari… contohnya hari ini, dari pagi aku udah kebayang klo hr ini bakal jor2an dan pas pulang juga kebayangnya bakal tepar, ya sudah td pagi aku keluarin frommagz..
    selain itu, klo ada waktu luang, langsung aja bikin post yang banyak.. walau hr ini aku lagi mati gaya, post utk jumat-minggu udah discheduled.. ^^„
    hhhm, tp perlu diinget juga sih, isi blogku emang cm ttg keseharian, jd emang lbh gampang ngisinya…

    • Hihi.. Ia kak, aq juga gitu, ini udah siap tayang beberapa post. Beberapa lagi masih on project. Sisanya masih waiting list. 😆

      Cuma yg repot itu kl mw nge-link, nge-link/nampilin gambar, ga bisa pake Hp soalnya. -__-“

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s