Air mata untuk tidur

Sambungan cerita kemaren,

Jadi ceritanya semalem aq ngga bisa tidur. Entah gara-gara aq sakit atau karena merindukan seseorang #lho!!😛

Ngga biasanya lho aq ngalamin yang namanya ngga bisa tidur. Kalau kata meta, aq tuh “kebo”. Memang benar, aq tipe orang yang suka tidur, demen banget deh nggeletak di kasur, seperti yang kusebutkan di jawaban award kemaren.

***

Semalam aq mengerjakan laporan organisasiku sampai tengah malam. Walaupun badanku sudah pegel-pegel, pikiran udah lelah, kondisi juga ngga fit, tapi mataku belum mengantuk juga. Tadinya mau kulanjutkan saja mengerjakan tugasku itu, tapi kulihat jam di lappy sudah menunjukkan jam 1 dini hari. Hhh..kalau ngga tidur, tubuhku bisa tambah nge-drop. Akhirnya kurapihkan berkas-berkasku dan berbaring di kasur.

Tapi sama aja, ngga bisa tiduuurr

Akhirnya setelah berguling-guling di kasur tanpa hasil, aq terpikir untuk menggunakan cara unik yang sebelumnya belum pernah kucoba. Menangis!! Benar, menangis. Jangan heran begitu. Bukannya sebelumnya aq ngga pernah menangis, aq sering menangis sampai tertidur. Tapi saat itu kan aq memang ingin menangis hingga akhirnya tertidur. Kalau sekarang, aq menangis supaya bisa tertidur. Karena menurut pengalaman pribadi, setelah menangis, biasanya aq akan mengantuk dan akhirnya tertidur.

Lalu bagaimana caranya supaya aq menangis??

Ternyata mudah. Entahlah, satu fakta lagi aq temukan, bahwa aq sangat cengeng.

Dulu, walau tidak bisa disebut jarang menangis, tapi aq masih bisa mengendalikan air mataku. Biasanya aq menangis setelah masuk kamar, naik ke kasur, dan menutup mukaku sendiri dengan guling/bantal, sehingga suara tangisku tak terdengar. Ya, aq tidak mau siapapun tau aq sedang menangis. Malu. Bahkan dulu, saat bokap meninggal, tak setetespun air mataku keluar. Aq hanya diam terpaku dan tidak menangis. Sempat kupikir kalau aq ini seperti anak durhaka saja. Bapaknya meninggal kok ngga nangis.

Tapi sekaraaaangg… Entah sejak kapan air mata itu sulit sekali kukendalikan. Dan begitu mudah keluar dari bendungannya. Pernah suatu waktu, tanpa bisa kutahan, air mataku menetes di bis, di kantor, di jalan, dimanapun, tanpa kenal waktu dan tempat,. Aq bingung, heran. Kenapa aq jadi sangat cengeng begini??

Dengan merasa sendiri (kesepian), membayangkan yang sedih-sedih, dan sedikit mendramatisir, air mataku pun keluar. Seperti semalam. Aku yang memang dasarnya tipe melankolis, mudah sekali mengkasihani diriku dan kemudian menangis. Apalagi kondisi badan lagi nge-drop begini. Alhasil, aq berhasil menangis, mengantuk, kemudian tertidur.😀

Tapi parahnya, malah keterusan. Paginya, begitu bangun, kondisi psikisku belum kembali normal. Ditambah situasi-situasi ngga enak di rumah yang bikin aq tambah sedih, tangisku keterusan sampe tengah hari. Hadeeehh…

Dan jeleknya orang Ii (Intuiting Introvert), ngga ada yang bisa membuatku merasa lebih baik selain kemauan dari diri sendiri. Tapi sukurlah situasi mulai membaik setelah aq membuat janji dengan Mas Ishak (promotor STIFIn). Kan ngga mungkin doonk aq nangis di depan dia. Jadi ya begitulah, akhirnya psikisku kembali normal sekarang, walaupun kesehatanku belum pulih. L

***

Hmm.. tapi aq jadi penasaran, adakah yang pernah mengalami hal sepertiku?? Mudah menangis?? Atau ada yang pernah menyengajakan menangis supaya bisa tertidur?? Kalau tidak ada, berarti memang aq orang yang aneh ya?! Hahaha…

23 thoughts on “Air mata untuk tidur

    • ia kak.
      Kadang juga untuk lari dari hal2 yg ngga enak, aq memilih tidur.

      Ini lagi pengen nyeleneh aja. Tiba2 kepikiran ide konyol itu, hihihi..

      Mungkin bawaan badan yang lagi ngedrop, jadi kan rewel, trus gampang nangis dech.
      😉

    • ia sih mba, tapi itu kalau nangisnya kejer dan lama.
      Aq kan sekedar bikin mata ngantuk, jadi ngga bengkak dech, hehe..

    • laah..masa kagum sih mas.
      itu kan berarti cengeng,😦

      nah, iya kaaan, ngga tau tiba2 nongol ide itu kemaren. ternyata efektif, malah terlalu efektif. hehehe😛

  1. Ping-balik: Minat STIFIn?? Hayu silaturahim ;) | My sToRy

  2. Dasar orang yang aneh😛

    Dulu pas kecil pernah.
    Akhir-akhir ini aku malah nggak bisa nangis, padahal pengin nangis lho.. Kata temenku, “nangis itu melembutkan hati”😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s