Maafkan aku, Ibu

Aku terenyuh
Mengalirlah air mata ini
Menyadari kebodohan diriku
Cintaku tak lebih besar darinya
Sayangku tak sebanding dengannya
Dia dan segala kasih sayangnya
melebihi apapun di dunia
Lebih berharga dibanding mutiara
Tak pernah putus menyayangiku
Walau harus terus terluka kalbu
karena aku yang tidak mengerti itu
Maafkan aku menyakitimu, ibu

23 Agustus 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s